OKU Timur, Sumselpedia.id – Jajaran Polres OKU Timur berhasil mengungkap tiga kasus kepemilikan Senjata Api (Senpi) rakitan selama pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 yang berlangsung selama 16 hari, mulai 12 hingga 27 Juni 2026.
Dalam operasi tersebut, petugas juga berhasil mengamankan total 32 pucuk senjata api rakitan hasil penyerahan sukarela dari masyarakat. Jadi total ada 35 Senpi yang berhasil diamankan.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono dalam keterangan persnya Senin (29/6/2026) menjelaskan, selama Operasi Senpi Musi 2026 pihaknya berhasil memenuhi target operasi yang diberikan Polda Sumatera Selatan dengan capaian 100 persen.
Tiga target operasi berhasil diungkap dan seluruh tersangka kini menjalani proses hukum di Polres OKU Timur.
Kasus pertama diungkap pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I. Petugas mengamankan Jamalludin (31), seorang buruh asal Kota Palembang.
Editor: Redaksi
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi Sumselpedia.id.
Berita Terkait
- Temui Kapolres OKU Timur, BPS Minta Pengamanan Petugas Sensus 25/06/2026
- Dukung Program Isbat Nikah Terpadu, Wujudkan Kepastian Hukum dan Tertib Administrasi 24/06/2026
- Kapolres Cup 2026 Resmi Dibuka, Polres OKU Timur Dorong Lahirnya Atlet Esports Berprestasi 20/06/2026
- Miliki Senpi Rakitan, Petani di OKU Timur Diringkus Polisi 20/06/2026
- 51 Personel Polres OKUT Dapat Penghargaan, 1 Diberhentikan 17/06/2026
Berita Rekomendasi
- KORUPSI Rp 4,6 MILIAR UANG BTN, EKS KEPALA KANTOR POS AIR SUGIHAN DITAHAN JAKSA 19/06/2026
- BOBROK DARI DALAM: Kongkalikong Oknum BRI Pusat Loloskan Kredit Fiktif Rp900 Miliar Pakai Jaminan Bodong 23/06/2026
- Pulang Haji, Mantan Pimpinan BSB Martapura Ditahan Kejati Sumsel 17/06/2026
- Gelar Lomba Balita Indonesia, Tekankan Pengawasan Tumbuh Kembang Anak 29/06/2026
- Jalani Diklat di Puslatpur Martapura, 950 Peserta SPPI KDKMP Digembleng Selama 45 Hari 17/06/2026



Belum ada diskusi untuk artikel ini.
Kolom komentar telah dinonaktifkan.