Rupiah Melemah, Harga Gadget Ikut “Panas”: Konsumen Mulai Tahan Belanja Elektronik

admin
Oleh admin Diterbitkan 15 Juni 2026, 21:05 WIB
Ilustrasi Gadget

OKU Timur – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai terasa dampaknya di pasar elektronik dan gadget dalam negeri. Sejumlah pelaku usaha mengaku penjualan mengalami perlambatan karena konsumen kini lebih berhati-hati saat membeli barang elektronik, terutama produk impor seperti smartphone, laptop, hingga konsol game.

Dalam beberapa pekan terakhir, kurs dolar AS terus bergerak naik. Kondisi ini membuat biaya impor barang elektronik ikut meningkat. Maklum saja, sebagian besar komponen gadget masih bergantung pada transaksi dolar Amerika.

Akibatnya, harga jual di tingkat retail ikut terkerek. Beberapa toko elektronik bahkan mulai menyesuaikan harga untuk produk-produk tertentu, terutama yang baru masuk ke Indonesia.

“Kalau dolar naik, biasanya distributor juga revisi harga. Konsumen jadi mikir dua kali buat upgrade gadget,” ujar salah satu pedagang elektronik di kawasan pusat perbelanjaan Jakarta.

Fenomena ini paling terasa di segmen smartphone kelas menengah ke atas. Banyak calon pembeli yang akhirnya memilih menunda pembelian atau beralih ke produk dengan spesifikasi lebih rendah agar tetap sesuai budget.

Penulis: Ardi
Editor: Redaksi
Sumber: -

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi Sumselpedia.id.

Berita Terkait

  • Belum ada berita terkait.

Belum ada diskusi untuk artikel ini.

Kolom komentar telah dinonaktifkan.