Rupiah Melemah, Harga Gadget Ikut “Panas”: Konsumen Mulai Tahan Belanja Elektronik

admin
Oleh admin Diterbitkan 15 Juni 2026, 21:05 WIB
Ilustrasi Gadget

Tidak cuma smartphone, harga laptop gaming, kamera digital, hingga aksesoris seperti smartwatch dan TWS juga mulai mengalami kenaikan bertahap. Bahkan beberapa produk yang stoknya terbatas mengalami lonjakan harga lebih cepat karena biaya impor dan distribusi ikut naik.

Di sisi lain, kondisi ini justru memunculkan tren baru di kalangan konsumen. Pasar gadget bekas mulai ramai diburu karena dianggap lebih “aman” di tengah harga produk baru yang makin mahal. Banyak pembeli kini lebih memilih perangkat second dengan kondisi bagus dibanding memaksakan membeli unit baru.

Sejumlah toko online juga mulai gencar memberikan promo cicilan dan cashback untuk menjaga daya beli masyarakat. Strategi ini dilakukan agar penjualan tetap bergerak meski kondisi pasar sedang tidak stabil.

Pengamat ekonomi menilai pelemahan rupiah memang hampir selalu berdampak langsung pada industri elektronik. Sebab, sektor ini sangat bergantung pada impor bahan baku dan produk jadi. Jika kurs dolar terus menguat dalam waktu lama, maka bukan tidak mungkin harga gadget akan kembali naik dalam beberapa bulan ke depan.

Bagi konsumen, situasi seperti ini membuat keputusan membeli gadget jadi lebih penuh pertimbangan. Banyak yang kini mulai fokus pada kebutuhan utama dibanding sekadar mengikuti tren teknologi terbaru.

Penulis: Ardi
Editor: Redaksi
Sumber: -

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi Sumselpedia.id.

Berita Terkait

  • Belum ada berita terkait.

Belum ada diskusi untuk artikel ini.

Kolom komentar telah dinonaktifkan.