OKU Timur, SP – Memasuki tahun ajaran baru 2026, SMKN 11 Cempaka menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru. Berbeda dengan tahun-tahun lalu, MPLS kali ini dikemas secara positif, edukatif, dan bebas dari unsur perploncoan, sesuai dengan instruksi tegas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Salah satu agenda krusial dalam MPLS tahun ini adalah pembinaan karakter dan kesehatan remaja yang digelar pada hari kedua.
Dalam sesi tersebut, SMKN 11 Cempaka berkolaborasi dengan pihak praktisi kesehatan untuk membekali siswa baru dari ancaman modern.
Hadir sebagai pemateri utama, Kepala UPTD Puskesmas Cempaka, dr. Enda Rukmana, M.Kes., memberikan penyuluhan mendalam mengenai bahaya kecanduan game online serta penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
“Kecanduan game online dan narkoba adalah dua ancaman nyata yang bisa merusak masa depan generasi muda. Keduanya sama-sama menyerang sistem saraf dan mental, membuat fokus belajar menurun, hingga memicu tindakan kriminal atau asosial,” ujar dr. Enda di hadapan ratusan siswa baru yang menyimak dengan antusias.
Dirinya berharap, melalui penyuluhan kesehatan oleh UPTD Puskesmas Cempaka ini para siswa bisa memahami akan bahaya kecanduan game online dan bahaya narkoba.
Sesuai aturan baru tahun 2026, MPLS wajib diikuti oleh seluruh siswa baru selama tiga hari di awal tahun ajaran.
Tujuannya adalah membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, mengenali guru dan staf, memahami visi misi serta tata tertib sekolah, hingga membangun karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.
Kemendikbud juga menegaskan larangan keras terhadap tugas-tugas aneh, penggunaan atribut berlebihan, serta wajib melibatkan peran aktif orang tua.
Dengan pelaksanaan MPLS yang edukatif dan bebas perploncoan seperti di SMKN 11 Cempaka ini, diharapkan para siswa baru dapat memulai perjalanan akademik mereka dengan mental yang kuat, sehat, dan terhindar dari pengaruh negatif lingkungan luar. (**)
